GRID

Posted: Oktober 29, 2009 in Tweak, tweet, tweek!
Tag:, ,
 

Jangan lupa Simak dulu Tips, tips! sebelum melanjutkan!

  • Penerbit/ Pengembang  :Codemaster
  • Minimum Specification (copas dari Readme Filenya):
Windows XP/Vista. (if running Windows Vista SP1 is recommended)
DirectX 9.0c
Pentium 4 @ 3.0GHz or Athlon 64 CPU
1GB RAM.
Graphics Card: GeForce 6800 / Radeon X1300 or above
DirectX Compatible Sound Card
Dual Layer Compatible DVD-ROM Drive
12.5 GB Hard Drive Space
  • Testing PC specification :
Win XP 32 bit,Athlon X2  4800+,1,7GB RAM, HD 3200 256 MB, Catalyst 9.9, AMD FUSION (ADVANCED PROFILE) ON
Sebenarnya game ini sudah saya beli sejak setahun yang lalu, namun waktu itu ketika saya mainkan di resolusi 1024 x 768 dan settingan ingame  graphic detail untuk overall detail medium,vsybc off game ini berjalan slow motion. Saya masuk lagi ke advance graphic setting ingamenya (tekan shift di opsi graphic detail) dan menyetel headlight, wind,particle, dst ke low atau off ternyata frame rate tetap slow motion.
Akhirnya setelah mencoba berbagai graphic setting  (ternasuk menurunkan resolusi ke 800 x 600), akan tetapi frame ratenya tetap tidak memuaskan dan  saya putuskan untuk uninstall game ini.  Namun setahun kemudian setelah DIRT 2 beritanya kembali terdengar saya tertarik untuk mencoba kembali game ini. Apalagi setelah beberapa generasi  driver catalyst baru dan DX9, saya bepikir masak sih tidak ada perubahan. Akan tetapi akhirnya saya kembali kecewa, selesai instalasi dan bermain dengan settingan yang sama seperti tahun lalu ternyata frame rate yang saya dapatkan tetap terasa slow mo. Kemudian saya cari- cari file konfigurasinya  langsung   ketemu di folder my documents\Codemaster\GRID\hardwaresetting. Terdapat 2 file di folder ini :
  • hardware_settings_info.xml : berisi informasi hardware dan software yang ada di PC kita.
  • hardware_settings_config.xml : berisi konfigurasi hardware untuk memainkan game ini. File inilah yang bisa kita utak atik untuk meningkatkan performa.
Untuk membuka file hardware_settings_config.xml dengan Internet Explorer bisa dilakukan dengan klik 2 kali secara langsung. Sehingga akan tampak seperti ini:
<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
– <hardware_settings_config version=”38″>
– <cpu>
<threadStrategy parallelUpdateRender=”true” workerMapFile=”system/workerMap2Core.xml” dvdStorageProcessor=”1″ dataSetMonitorProcessor=”0″ renderProcessor=”0″ updateProcessor=”1″ fileStreamProcessor=”1″ forceFeedbackProcessor=”1″ />
</cpu>
– <audio_card>
<audio mixing=”default” reverbs=”0″ voices=”80″ creation=”auto” />
</audio_card>
– <graphics_card>
– <resolution width=”1024″ height=”768″ aspect=”16:9″ fullscreen=”false” vsync=”0″ oldWidth=”1024″ oldHeight=”768″>
<refreshRate rate=”60″ />
</resolution>
<gamma level=”1″ />
– <multisampling option=”off”>
<back_buffer level=”0″ />
<colour_target level=”0″ />
<minimap level=”0″ />
<dynamic_envmap level=”0″ />
<static_envmap level=”0″ />
<rear_view_mirror level=”0″ />
</multisampling>
<textures lod=”0″ />
</graphics_card>
<graphics_detail level=”medium” />
<wind particles=”false” groundcover=”false” />
<shadows enabled=”true” size=”256″ maskQuality=”1″ />
<headlights headlightQuality=”0″ />
<particles enabled=”true” collisions=”false” max=”250″ />
<crowd enabled=”true” />
<cloth enabled=”false” />
<postprocess enabled=”true” blur=”false” />
<groundcover enabled=”true” layers=”2″ />
<trees visibility=”250″ low=”180″ high=”60″ lodQuality=”1″ />
<vehicles characterQuality=”2″ lodQuality=”1″ />
<reflections faces=”0″ size=”256″ forceBilinear=”true” />
<mirrors enabled=”true” forceBilinear=”true” width=”256″ height=”64″ />
<skidmarks enabled=”true” />
<dynamic_ambient_occ enabled=”false” />
<track_reflections enabled=”true” />
<physics environmentalDamage=”false” vehicleDamage=”true” />
<motion enabled=”false” ip=”127.0.0.1″ port=”20777″ delay=”1″ extradata=”0″ />
</hardware_settings_config>
Sayangnya file ini tidak bisa kita edit parameternya, untuk itu ikuti cara berikut :
  1. Klik kanan hardware_settings_config.xml dan pilih open with…
  2. Pilih untuk memuka file dengan excel (saya memakai office 2007)
  3. Pada kotak dialog yang muncul beri tanda pada opsi “Open As An XML Table….” klik OK kenudian OK lagi
  4. Jika ada yang tahu cara mengedit file ini dengan lebih mudah share ya!!
Excel hanya dapat menampilkan value dari file ini dengan tampilan menyamping dari kiri ke kanan dan bukan penjelasan parameternya. Karena itu saya sarankan untuk membuka file ini pada excel (dengan klik kanan) dan internet Explorer(klik 2kali). Kemudian kita bisa mengedit value parameter pada excel sembari mencocokkannya dengan penjelasan parameternya di IE.
Saran Saya untuk beberapa parameter yang memiliki pengaruh besar pada performa adalah sebagai berikut:
  • <audio mixing=”default” reverbs=”0″ voices=”80″ creation=”auto” />: Value dari [I]audiomixing [/I] bisa default, hardware atau software, namun ketika saya merubah value  dari default ke hardware ternyata malah berubah kembali ke software secara otomatis.  Kemungkinan karena hardware onboard audio saya tidak mendukung mixing. Untuk [I]voices [/I]saya merubah dari default 120 ke 80,[I] reverbs [/I]dari 1 ke 0 dan pengaruhnya ke frame rate lumayan  terasa,namun  kualitas suara tidak berubah (apa karena saya pake headphone murah,ya ??)
  • <resolution width=”1024″ height=”768″ aspect=”16:9″ fullscreen=”true” vsync=”0″ oldWidth=”1024″ oldHeight=”768″> : biasanya ketika kita mengubah settingan ingame ke resolusi  4:3 (misalnya 1024×768) dengan setting aspect ratio 16:9, maka yang terjadi adalah nilai resolusi bukannya berubah menjadi 1024x 768 namun  tetap pada nilai resolusi native 16:9 ( misalnya 1280X720). Agar resolusi monitor tetap 1024×768 namun dengan aspect wide 16:9(untuk menyesuaikan dengan monitor wide saya) maka  samakan saja value [I]width,height[/I] dengan value [I]oldwidth,oldheight[/I]seperti pada parameter yang saya berikan.
  • <shadows enabled=”true” size=”256″ maskQuality=”1″ /> :Fungsi parameter ini adalah mengatur ada tidaknya dynamic shadow. Value default dari [I]size[/I]adalah 1024, dengan merubahnya ke 256 bayangan di track terlihat seperti kotak- kotak besar(meskipun bayangan mobil kita tetap bagus) namun setimpal dengan peningkatan frame rate yang didapat. Untuk frame rate lebih ubah saja parameter [I]shadows enabled[/I]ke false
  • <particles enabled=”true” collisions=”false” max=”250″ />: Value parameter max berfungsi untuk mengubah banyaknya efek partikel ( seperti asap dan debu) yang diproses, defaultnya 500. Peningkatan performanya lumayan ketika nilai max diturunkan.
  • <postprocess enabled=”true” blur=”false” /> : Blur saya ubah ke false karena membuat saya pusing dan frame rate berkurang.
  • <trees visibility=”250″ low=”180″ high=”60″ lodQuality=”1″ />:default value [I]trees visibility [/I] adalah 500, ketika diturunkan perbedaan secara visual menurut saya tidak tampak. uUntuk  parameter lain saya belum mengetahui pengaruhnya  apa.
  • <mirrors enabled=”true” forceBilinear=”true” width=”256″ height=”64″ />: parameter untuk mengatur ukuran resolusi bayangan spion dari cockpit view, nilai defaultnya width= 512, height=128. Lumayan meningkatkan performa untuk cockpit view.
  • <cloth enabled=”true” /> :Nilai defaultnya true, berfungsi untuk simulasi gerakan kain (seperti bendera atau umbul- umbul) Tidak terlalu penting sih menurut saya, jadi valuenya saya ubah jadi false.
  • <dynamic_ambient_occ enabled=”false” />: Default value parameter ini adalah true, fungsi parameter ini adalah untuk mengaktifkan SSAO yang membuat kendaraan kita jadi lebih menyatu dengan environment di sekitarnya. Akan tetapi ketika dimatikan (value parameter false) saat balapan saya merasa perbedaannya tidak terlalu terlihat namun peningkatan frame ratenya sangat terasa.
  • <physics environmentalDamage=”false” vehicleDamage=”true” />: jangan pernah merubah [I]physics environmentalDamage[/I] ke false kalau tidak ingin melihat mobil kita hancur karena menabrak kardus atau tumpukan ban. Namun jika dimatikan efek peningkatan frame ratenya sangat terasa. Jadi terserah anda !!
Selesai mengedit di excel pilih save as (pencet F12) pilih lokasi penyimpanan di my document\codemaster\GRID\hardwaresetting dengan nama file hardware_settings_config.xml, save as type nya XML data(*.XML), jika ada konfirmasi penimpaan file yang sama pilih saja YES.
Demikian sekilas yang bisa saya sampaikan tentang settingan GRID di PC saya, saya pribadi settingan ini terasa nyaman untuk bermain, walaupun jika ditilik secara FPS mungkin sekitar 20- 25 FPS aja.  Namun tingkat kenyamanan orang berbeda- beda tergantung selera.
Edit : cara paling mudah untuk mengedit file .xml  yang saya maksud bisa dengan menggunakan notepad.
Kritik, saran dan share untuk game lain saya tunggu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s