Archive for the ‘Tweak, tweet, tweek!’ Category

CRYSIS WARHEAD

Posted: Desember 14, 2010 in Tweak, tweet, tweek!

Penerbit/ Pengembang :EA/Crytek
Minimum Specification (copas dari Readme Filenya):

OS: Windows XP with Service Pack 2 or Windows Vista

Windows XP:

· CPU: Intel P4 2.8 GHz / AMD Athlon 2800+ / Intel Core 2 Duo 2.0 GHz
or higher

· RAM: 1.0 GB

· Hard Drive: 12 GB or more of free space

· Video: NVIDIA 6800 GT 256 MB / ATI 9800 Pro 256 MB or better

· Sound: DirectX 9.0c compatible sound card

Testing PC specification :
Win XP 32 bit,Athlon X2 4800+,1,7GB RAM, HD 3200 256 MB, Catalyst 9.10, AMD FUSION (ADVANCED PROFILE) ON, RAM Optimisation with HLP Free Memory Optimizer

Pada saat pertama kali memutuskan memesan game ini, saya sempat ragu dan bahkan sama sekali tidak yakin PC saya bisa memainkannya dengan lancar pada resolusi 1024 x768.  Benar saja, ketika saya cek di readme  salah satu file confignya, GPU saya tidak termasuk yang disupport bahkan mungkin termasuk below requirement karena onboard. Sudahlah, dicoba dulu aja, siapa tahu bisa lancar maennya.

Pada in game setting bagian graphic saya pilih opsi untuk mendeteksi otomatis kemampuan system saya. Ternyata didapatkan setting mainstream secara keseluruhan (lihat di tab advanced) pada resolusi 1024 x 768 dengan vsync off dan AA off. Lumayan,pikir saya pasti maennya lancar. Mulai new game, selesai movie, masuk ke ingame cutscene dan eng ing eng…. Slow mo. Pasti cuman di cut scene, pikir saya masih berusaha tetap positive thinking. Masuk ke game, OK memang frame rate lumayan (mungkin 15 an FPS) tapi tekstur graphic nya rendah. pause game, ternyata game ini settingan grafisnya bisa diubah Onthe Fly tanpa restart. Coba – coba deh.

Pertama ubah tekstur dulu dari setting mainstream ke gamer (tertinggi enthusiast),nunggu 5 menit ternyata gambar tekstur udah gak blur lagi (artinya udah masuk ke high res), cuman frame rate total ancurnya. OK, OK, coba turunin dulu setting volumetric effect (buat detail asap dan awan) dari mainstream ke minimum. Sejurus kemudian awan di langit jadi hilang, terus asap kebakarannya tidak terlalu tebal, yap bisa dimaklumi, toh maen game gak lihat ke atas terus. Tapi frame rate nya gak banyak berubah, tetap slow mo…

Oke turunin lagi setting game effects ke minimum, motion blur off, sound ke low, massih tetap lambrett. Ok semua settingan ke minimum deh kecuali tekstur di settingan Gamer, shadow sama object detail di mainstream . Yap ternyata frame rate masih gak memuaskan, belum lagi visualnya ancur. Akhirnya set shadow ke minimum, ternyata frame rate OK, tapi visualnya tambah garing. Jurus terakhir set ke reso 800×600 (resolusi terendah yang didukung CRYSIS), semua kembali ke mainstream kecuali texture, ah lancar tapi tentu saja low res bukan jadi tujuan.

Waktunya utak atik file config di folder installannya. Ternyata ada dua lokasi utama file config,
DI mydocuments\my games\Crysis_WARHEAD, nama filenya game.cfg, untuk mengedit klik kanan aja pilih open with notepad. Menurut keterangan di dalamnya lebih baik settingan di sini jangan dirubah, karena dihasilkan secara otomatis sewaktu kita mengubah settingan in game. Isinya juga cuman setting secara global yang kita pakai untuk beberapa parameter seperti resolusi, object detail. Khusus untuk object detail, volumetric fog dan lain sebagainya yang berhubungan dengan setting grafis secara mendetail, diwakili oleh angka 1-4. Dimana angka 1 mewakili setting minimum ,2 mainstream, 3 Gamer , 4 enthusiast.
Di folder installnya yaitu x:\ Electronic Arts\Crytek\Crysis WARHEAD\Game\config\CVarGroups(dengan x adalah drive tempat instalasinya). Di dalam folder ini ada banyak sekali file config yang mewakili setting masing- masing effect tertentu.

Saatnya untuk tweaking, ada dua file yang saya fokuskan pada tweaking kali ini. Yaitu file sys_spec_Texture.cfg dan sys_spec_Shadows.cfg.

  1. sys_spec_Texture.cfg, isi file ini adalah :
    Code:
    [default]
    ; default of this CVarGroup
    = 4
    
    sys_LowSpecPak=0
    r_TexSkyResolution=0
    r_ImposterRatio=1
    r_EnvCMResolution=2
    r_EnvTexResolution=3
    r_DynTexMaxSize=80
    r_TexAtlasSize=2048
    r_DynTexAtlasCloudsMaxSize=32
    r_DynTexAtlasSpritesMaxSize=32
    r_VegetationSpritesTexRes=64
    r_TexturesStreaming = 2
    
    [1]
    sys_LowSpecPak=1
    r_TexSkyResolution=1
    r_ImposterRatio=2
    r_EnvCMResolution=0
    r_EnvTexResolution=1
    r_DynTexMaxSize=50
    r_TexAtlasSize=512
    r_DynTexAtlasCloudsMaxSize=24
    r_DynTexAtlasSpritesMaxSize=16
    r_TexturesStreaming = 0
    
    [2]
    sys_LowSpecPak=1
    r_ImposterRatio=1.5
    r_EnvCMResolution=1
    r_EnvTexResolution=2
    r_DynTexMaxSize=60
    r_TexAtlasSize=1024
    r_DynTexAtlasCloudsMaxSize=24
    r_DynTexAtlasSpritesMaxSize=16
    r_TexturesStreaming = 0
    
    [3]
    r_TexAtlasSize=1024
    r_DynTexAtlasCloudsMaxSize=24
    r_DynTexAtlasSpritesMaxSize=16
    r_VegetationSpritesTexRes=32
    
    ; "sys_LowSpecPak" is either using lowspec.pak which has textures with half size or emulating that by
    ; changing "r_TexResolution" and "r_TexBumpResolution"
    ; those cvars should not be used here

    Menurut keterangan paling bawah, ternyata Crysis menggunakan 2 paket tekstur. Low (1/2 dari resolusi tekstur high)untuk setting tekstur minimum dan mainstream, high untuk setting gamer dan enthusiast. Yang perlu kita perhatikan adalah angka angka dalam []. Masing- masing angka mewakili tingkat settingan minimum untuk 1, mainstream untuk 2 dan seterusmya. Jadi apabila parameter yang kita edit pada file di atas adalah parameter di bawah [3](seperti yang saya lakukan kali ini), maka perubahan baru akan tampak jika settingan tekstur in game (melalui graphic option) kita set ke Gamer. Sedang kan settingan paling atas sebelum [1] adalah nilai default keseluruhan parameter yang ada pada semua setingan(dan juga settingan tertinggi untuk enthusiast)yang tidak akan berubah apabila di bawah [] yang kita edit tidak dicantumkan parameter dan nilai perubahannya.

    OK, sebelum dirubah nilai default di bawah [3] pada system yang saya pakai adalah:

    Code:
    [3]
    r_TexAtlasSize=1024
    r_DynTexAtlasCloudsMaxSize=32
    r_DynTexAtlasSpritesMaxSize=24

    kemudian saya rubah dengan mengubah menjadi r_DynTexAtlasCloudsMaxSize=24, dan r_DynTexAtlasSpritesMaxSize=16 dan menambahkan parameter r_VegetationSpritesTexRes=32 (dari nilai default 64) parameter ini berfungsi menurunkan resolusi dari sprite dedaunan game ini. Akibatnya luar biasa, frame rate yang didapat meningkat drastis.

  2. sys_spec_Shadows.cfg, untuk file ini saya langsung mengubah settingan di bawah [2] dari nilai default :
    Code:
    [2]
    e_shadows_max_texture_size=512
    r_ShadowJittering=1
    r_ShadowBlur=0
    e_gsm_lods_num=3
    e_shadows_cast_view_dist_ratio=0.45
    r_ShadowsMaskResolution=0
    e_shadows_on_alpha_blended=0
    e_shadows_from_terrain_in_all_lods=0
    e_gsm_cache = 1

    menjadi :

    Code:
    [2]
    e_shadows_max_texture_size=256
    r_ShadowJittering=0
    r_ShadowBlur=0
    e_gsm_lods_num=3
    e_shadows_cast_view_dist_ratio=0.30
    r_ShadowsMaskResolution=0
    e_shadows_on_alpha_blended=0
    e_shadows_from_terrain_in_all_lods=0
    e_gsm_cache = 1

    parameter e_shadows_max_texture_size =256 berfungsi mengurangi resolusi shadow yang dihasilkan, sedangkan r_ShadowJittering=0 untuk menghilangkan anti aliasing pada shadow. Sementara e_shadows_cast_view_dist_ratio=0.30 mengurangi jarak bayangan yang dirender dari kita, semakin kecil nilainya tentu saja semakin sedikit objek di kejauhan yang bayangannya di render sehingga bisa menambah frame rate.

Untuk settingan lain seperti physic,object detail,partikel secara in game saya atur ke mainstream,sementara volumetric ke minimum, motionblur ke off. Saya belum sempat mengutak atik file config yang lain satu persatu dan memeriksa pengaruhnya pada frame rate, namun kalo sudah saya akan update di sini. Jangan lupa kalo rekan- rekan gamexeon ada yang mau bagi-bagi atau nambahin juga langsung aja jangan ragu- ragu share di sini!!!

Ha, bermain game di PC?? Siap- siap repot saja!  Tetapi, pada akhirnya kepuasan jua yang didapat!Kepuasan ketika spesifikasi minimum  yang masih lebih tinggi  ternyata mampu dilahap oleh PC kesayangan! Kepuasan ketika game yang tadinya berjalan super lambret, akhirnya jalan juga dengan lambret (tanpa super)!

Sebenarnya untuk mencapai performa maksimum PC yang kita miliki ada beberapa hal yang perlu diperhatikan :

  1. Sebelum membeli game untuk PC kesayangan kita, periksa terlebih dahulu spesifikasi minimum game bersangkutan! Untuk lebih jelasnya cek di situs VG Requirements.  Kemudian,untuk mengetahui ada di tingkat berapa prosesor grafik (GPU/VGA) milik kita cek di Tomshardware yang diupdate tiap bulan.
  2. Update, update, update! Setelah spesifikasi minimum  game incaran dipenuhi, segera lakukan update , baik itu driver graphic card AMD atau NVIDIA kita, direct X (komponen terpenting untuk gaming di PC),Service Packs untuk windows itu sendiri (ada yang masih memakai XP SP2?), patch untuk game bersangkutan (silakan cek di website game masing- masing atau di sini ), dan tentu saja update wawasan kita sendiri! He…he…
  3. Tweak Utility gratis, ya kelihatannya memang sederhana namun penting. Beberapa utility yang saya pakai untuk windows saya adalah : CCleaner untuk membersihkan sampah-sampah registry dan file temporary, Ultimate Defrag untuk mendefrag harddisk secara optimal, AMD Fusion atau Game Booster untuk mematikan service background yang tidak diperlukan sebelum bermain game.
  4. Sudah beres kah semuanya?? Jika ada yang terlewat, tolong dibagi- bagi ya!

Selanjutnya tinggal mengoptimalkan PC game kita mnasing- masing melalui file atau opsi konfigurasi yang ada.

Dan Akhirnya, Selamat Bermain!!

 

Jangan lupa Simak dulu Tips, tips! sebelum melanjutkan!

  • Penerbit/ Pengembang  :Codemaster
  • Minimum Specification (copas dari Readme Filenya):
Windows XP/Vista. (if running Windows Vista SP1 is recommended)
DirectX 9.0c
Pentium 4 @ 3.0GHz or Athlon 64 CPU
1GB RAM.
Graphics Card: GeForce 6800 / Radeon X1300 or above
DirectX Compatible Sound Card
Dual Layer Compatible DVD-ROM Drive
12.5 GB Hard Drive Space
  • Testing PC specification :
Win XP 32 bit,Athlon X2  4800+,1,7GB RAM, HD 3200 256 MB, Catalyst 9.9, AMD FUSION (ADVANCED PROFILE) ON
Sebenarnya game ini sudah saya beli sejak setahun yang lalu, namun waktu itu ketika saya mainkan di resolusi 1024 x 768 dan settingan ingame  graphic detail untuk overall detail medium,vsybc off game ini berjalan slow motion. Saya masuk lagi ke advance graphic setting ingamenya (tekan shift di opsi graphic detail) dan menyetel headlight, wind,particle, dst ke low atau off ternyata frame rate tetap slow motion.
Akhirnya setelah mencoba berbagai graphic setting  (ternasuk menurunkan resolusi ke 800 x 600), akan tetapi frame ratenya tetap tidak memuaskan dan  saya putuskan untuk uninstall game ini.  Namun setahun kemudian setelah DIRT 2 beritanya kembali terdengar saya tertarik untuk mencoba kembali game ini. Apalagi setelah beberapa generasi  driver catalyst baru dan DX9, saya bepikir masak sih tidak ada perubahan. Akan tetapi akhirnya saya kembali kecewa, selesai instalasi dan bermain dengan settingan yang sama seperti tahun lalu ternyata frame rate yang saya dapatkan tetap terasa slow mo. Kemudian saya cari- cari file konfigurasinya  langsung   ketemu di folder my documents\Codemaster\GRID\hardwaresetting. Terdapat 2 file di folder ini :
  • hardware_settings_info.xml : berisi informasi hardware dan software yang ada di PC kita.
  • hardware_settings_config.xml : berisi konfigurasi hardware untuk memainkan game ini. File inilah yang bisa kita utak atik untuk meningkatkan performa.
Untuk membuka file hardware_settings_config.xml dengan Internet Explorer bisa dilakukan dengan klik 2 kali secara langsung. Sehingga akan tampak seperti ini:
<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
– <hardware_settings_config version=”38″>
– <cpu>
<threadStrategy parallelUpdateRender=”true” workerMapFile=”system/workerMap2Core.xml” dvdStorageProcessor=”1″ dataSetMonitorProcessor=”0″ renderProcessor=”0″ updateProcessor=”1″ fileStreamProcessor=”1″ forceFeedbackProcessor=”1″ />
</cpu>
– <audio_card>
<audio mixing=”default” reverbs=”0″ voices=”80″ creation=”auto” />
</audio_card>
– <graphics_card>
– <resolution width=”1024″ height=”768″ aspect=”16:9″ fullscreen=”false” vsync=”0″ oldWidth=”1024″ oldHeight=”768″>
<refreshRate rate=”60″ />
</resolution>
<gamma level=”1″ />
– <multisampling option=”off”>
<back_buffer level=”0″ />
<colour_target level=”0″ />
<minimap level=”0″ />
<dynamic_envmap level=”0″ />
<static_envmap level=”0″ />
<rear_view_mirror level=”0″ />
</multisampling>
<textures lod=”0″ />
</graphics_card>
<graphics_detail level=”medium” />
<wind particles=”false” groundcover=”false” />
<shadows enabled=”true” size=”256″ maskQuality=”1″ />
<headlights headlightQuality=”0″ />
<particles enabled=”true” collisions=”false” max=”250″ />
<crowd enabled=”true” />
<cloth enabled=”false” />
<postprocess enabled=”true” blur=”false” />
<groundcover enabled=”true” layers=”2″ />
<trees visibility=”250″ low=”180″ high=”60″ lodQuality=”1″ />
<vehicles characterQuality=”2″ lodQuality=”1″ />
<reflections faces=”0″ size=”256″ forceBilinear=”true” />
<mirrors enabled=”true” forceBilinear=”true” width=”256″ height=”64″ />
<skidmarks enabled=”true” />
<dynamic_ambient_occ enabled=”false” />
<track_reflections enabled=”true” />
<physics environmentalDamage=”false” vehicleDamage=”true” />
<motion enabled=”false” ip=”127.0.0.1″ port=”20777″ delay=”1″ extradata=”0″ />
</hardware_settings_config>
Sayangnya file ini tidak bisa kita edit parameternya, untuk itu ikuti cara berikut :
  1. Klik kanan hardware_settings_config.xml dan pilih open with…
  2. Pilih untuk memuka file dengan excel (saya memakai office 2007)
  3. Pada kotak dialog yang muncul beri tanda pada opsi “Open As An XML Table….” klik OK kenudian OK lagi
  4. Jika ada yang tahu cara mengedit file ini dengan lebih mudah share ya!!
Excel hanya dapat menampilkan value dari file ini dengan tampilan menyamping dari kiri ke kanan dan bukan penjelasan parameternya. Karena itu saya sarankan untuk membuka file ini pada excel (dengan klik kanan) dan internet Explorer(klik 2kali). Kemudian kita bisa mengedit value parameter pada excel sembari mencocokkannya dengan penjelasan parameternya di IE.
Saran Saya untuk beberapa parameter yang memiliki pengaruh besar pada performa adalah sebagai berikut:
  • <audio mixing=”default” reverbs=”0″ voices=”80″ creation=”auto” />: Value dari [I]audiomixing [/I] bisa default, hardware atau software, namun ketika saya merubah value  dari default ke hardware ternyata malah berubah kembali ke software secara otomatis.  Kemungkinan karena hardware onboard audio saya tidak mendukung mixing. Untuk [I]voices [/I]saya merubah dari default 120 ke 80,[I] reverbs [/I]dari 1 ke 0 dan pengaruhnya ke frame rate lumayan  terasa,namun  kualitas suara tidak berubah (apa karena saya pake headphone murah,ya ??)
  • <resolution width=”1024″ height=”768″ aspect=”16:9″ fullscreen=”true” vsync=”0″ oldWidth=”1024″ oldHeight=”768″> : biasanya ketika kita mengubah settingan ingame ke resolusi  4:3 (misalnya 1024×768) dengan setting aspect ratio 16:9, maka yang terjadi adalah nilai resolusi bukannya berubah menjadi 1024x 768 namun  tetap pada nilai resolusi native 16:9 ( misalnya 1280X720). Agar resolusi monitor tetap 1024×768 namun dengan aspect wide 16:9(untuk menyesuaikan dengan monitor wide saya) maka  samakan saja value [I]width,height[/I] dengan value [I]oldwidth,oldheight[/I]seperti pada parameter yang saya berikan.
  • <shadows enabled=”true” size=”256″ maskQuality=”1″ /> :Fungsi parameter ini adalah mengatur ada tidaknya dynamic shadow. Value default dari [I]size[/I]adalah 1024, dengan merubahnya ke 256 bayangan di track terlihat seperti kotak- kotak besar(meskipun bayangan mobil kita tetap bagus) namun setimpal dengan peningkatan frame rate yang didapat. Untuk frame rate lebih ubah saja parameter [I]shadows enabled[/I]ke false
  • <particles enabled=”true” collisions=”false” max=”250″ />: Value parameter max berfungsi untuk mengubah banyaknya efek partikel ( seperti asap dan debu) yang diproses, defaultnya 500. Peningkatan performanya lumayan ketika nilai max diturunkan.
  • <postprocess enabled=”true” blur=”false” /> : Blur saya ubah ke false karena membuat saya pusing dan frame rate berkurang.
  • <trees visibility=”250″ low=”180″ high=”60″ lodQuality=”1″ />:default value [I]trees visibility [/I] adalah 500, ketika diturunkan perbedaan secara visual menurut saya tidak tampak. uUntuk  parameter lain saya belum mengetahui pengaruhnya  apa.
  • <mirrors enabled=”true” forceBilinear=”true” width=”256″ height=”64″ />: parameter untuk mengatur ukuran resolusi bayangan spion dari cockpit view, nilai defaultnya width= 512, height=128. Lumayan meningkatkan performa untuk cockpit view.
  • <cloth enabled=”true” /> :Nilai defaultnya true, berfungsi untuk simulasi gerakan kain (seperti bendera atau umbul- umbul) Tidak terlalu penting sih menurut saya, jadi valuenya saya ubah jadi false.
  • <dynamic_ambient_occ enabled=”false” />: Default value parameter ini adalah true, fungsi parameter ini adalah untuk mengaktifkan SSAO yang membuat kendaraan kita jadi lebih menyatu dengan environment di sekitarnya. Akan tetapi ketika dimatikan (value parameter false) saat balapan saya merasa perbedaannya tidak terlalu terlihat namun peningkatan frame ratenya sangat terasa.
  • <physics environmentalDamage=”false” vehicleDamage=”true” />: jangan pernah merubah [I]physics environmentalDamage[/I] ke false kalau tidak ingin melihat mobil kita hancur karena menabrak kardus atau tumpukan ban. Namun jika dimatikan efek peningkatan frame ratenya sangat terasa. Jadi terserah anda !!
Selesai mengedit di excel pilih save as (pencet F12) pilih lokasi penyimpanan di my document\codemaster\GRID\hardwaresetting dengan nama file hardware_settings_config.xml, save as type nya XML data(*.XML), jika ada konfirmasi penimpaan file yang sama pilih saja YES.
Demikian sekilas yang bisa saya sampaikan tentang settingan GRID di PC saya, saya pribadi settingan ini terasa nyaman untuk bermain, walaupun jika ditilik secara FPS mungkin sekitar 20- 25 FPS aja.  Namun tingkat kenyamanan orang berbeda- beda tergantung selera.
Edit : cara paling mudah untuk mengedit file .xml  yang saya maksud bisa dengan menggunakan notepad.
Kritik, saran dan share untuk game lain saya tunggu.
[SIZE=”4″][B]RESIDENT EVIL 5[/B][/SIZE]
Penerbit/ Pengembang  :CAPCOM
Minimum Specification (copas dari Readme Filenya):
CPU:
– Intel(R) Pentium(R) D processor or higher
– AMD Athlon(TM) 64 X2 or higher
System RAM:
– Windows(R) XP : at least 512MB
– Windows Vista(R) : at least 1GB
Video Card:
DirectX(R)9.0c/Shader3.0 compatible with at least 256MB of video RAM
– NVIDIA(R) GeForce(R) 6800 series or higher
– ATI Radeon(TM) HD 2400 Pro or higher
Sound Card:
DirectX(R)9.0c compatible sound card
DVD-ROM Drive:
DVD9 compatible Drive
Monitor:
800×600 (SVGA) or higher
Testing PC specification :
Win XP 32 bit,Athlon X2  4800+,1,7GB RAM, HD 3200 256 MB, Catalyst 9.6, Game Booster ON
Pertama yang menjadi target  adalah game Resident Evil 5. Game Capcom yang satu ini ini “>memang seru, meskipun katanya di review- review yang saya baca game ini cukup enteng dimainkan, tapi nyatanya ketika saya set di settingan overall quality high pada pada “>resolusi 1024 x 768 (saya tidak tidak “>menggunakan benchmark karena biasanya tidak terlalu mencerminkan real time fps pada game) yang terjadi adalah frame rate yang patah- patah dan kontrol yang ngelag.
Dengan sukarela akhirnya berturut-turut saya ubah settingan di menu system setting satu persatu:
VSYNC off , anti aliasing off, motion blur off,ubah shadow detail ke medium, framerate saya lock 30 fps,texture detail high, sejurus kemudian saya coba lagi gamenya. Memang masih patah- patah tapi tapi “>ngelagnya sedikit berkurang. Setelah mengutak atik cukup lama berbagai settingan ingame  tapi hasilnya tidak memuaskan tanpa mengubah resolusi ke 800×600 akhirnnya saya hunting ke file gamenya satu persatu untuk mencari file konfigurasinya (biasanya berakhiran .ini atau .cfg) dan [B]ketemu[/B], lokasinya ternyata ada di folder my document\CAPCOM\RESIDENT EVIL 5\ config.ini. Klik kanan file config.ini pilih open with notepad.
Berikut parameter yang ada di file
note : //= comment dari fungsi parameter yang saya tambahkan sendiri
[GAME]
MouseBaseSpeed=2.000000 //sensitivitas mouse,makin makin “>kecil makin tidak sensitif untuk mutar kamera.
[GRAPHICS]
SLI=OFF             //setting SLI pada NVIDIA
Stereo=OFF   //setting stereo untuk fitur stereo 3d grafik card nvidia
HDR=LOW   //setting HDR ,value :HIGH, LOW
MSAA=NONE  //pengaturan anti aliasing, v:NONE, 2x,4x,8x (maksimum pada vga  saya)
TextureFilter=ANISOTROPIC16X //pengaturan filtering tekstur, v: 2x,4x,8x,16x
TextureDetail=HIGH //pengaturan resolusi tekstur, v:HIGH,MIDDLE,LOW
MotionBlur=OFF //efek kabur waktu bergerak,v:OFF, ON
NormalMapping=ON //efek normal mapping pada tekstur (agar tekstur tampak memiliki kedalaman),v:OFF, ON
NormalUpdate=ON // belum tahu fungsinya apa
Specular=ON //efek normal mapping obyek di kejauhan,v:OFF, ON
Lighting=HIGH // efek lighting,v:HIGH,LOW.
FilterQuality=HIGH  // kualitas filter,v:HIGH,LOW.
WaterQuality=HIGH // kualitas efek air,v:HIGH,LOW.
EffectQuality=HIGH //kualitas efek  partikel,v:HIGH,LOW.
EffectVolume=HIGH //kuantitas efek  partikel,v:HIGH,LOW.
ShadowQuality=MIDDLE //kualitas bayangan,v : LOW,MIDDLE,HIGH
LOD=HIGH  // bentuk geometri karakter, v:LOW,MIDDLE,HIGH
Joint=HIGH  // belum tahu fungsinya apa
Adhesion=HIGH  // belum tahu fungsinya apa
[DISPLAY]
Resolution=1024×768//Resolusi game
RefreshRate=60Hz //Refresh rate monitor
FullScreen=ON //Mode fullscreen atau window,v:ON,OFF
VSYNC=OFF//vsync , v:ON, OFF
AdjustAspect=OFF //pengaturan aspek pada game, v:ON (tanpa stretch),OFF(di strech sesuai monitor wide atau bukan)
FrameRate=VARIABLE  //locking FPS,v:30,60,variable
[SOUNDS]
SeVoiceNum=128 //gak tahu pengaruh nya
ReverbQuality=LOW //gak tahu pengaruhnya
CategoryEQ=ON//gak tahu pengaruhnya
[CPU]
JobThread=1 //thread yang dipakai pada prosesor, v :1(utk single core),2(dual core),dst
RenderingThread=ON //belum tahu fungsinya
[JOYPAD] //pengaturan untuk non x360 controller
A=2
B=1
X=3
Y=0
LEFT=15
RIGHT=13
UP=12
DOWN=14
START=9
BACK=8
LT=4
LB=6
RT=5
RB=7
LSTICK_PUSH=10
LSTICK_VERT=Y
LSTICK_HORZ=X
RSTICK_PUSH=11
RSTICK_VERT=Z
RSTICK_HORZ=RZ
ProductName=Twin USB Vibration Gamepad
Setelah saya utak atik ternyata ada beberapa setting yang menurut saya punya pengaruh besar untuk kelancaran bermain dan mampu menambah FPS serta mengurangi ngelag tanpa mengorbankan kualitas tekstur dan resolusi, yaitu :
[LIST=1]
[*]Specular, set nilainya pada OFF. Secara visual berdasarkan pengamatan saya sendiri hampir tidak ada ada “>beda antara ON dan OFF. Mungkin ada teman- teman yang tahu bedanya ??
[*]EffectVolume : set ke LOW(sayangnya tidak tidak “>ada value MIDDLE ), berfungsi untuk mengurangi kepadatan efek efek “>partikel seperti debu dan ledakan, serta muncratan darah. Lumayan memboost performa. Dan saya tidak keberatan dengan berkurangnya efek asal maennya lancar.
[*]Resolution :untuk sedikit mengangkat performa saya set ke 1024×640,  bedanya dengan 1024×768 cuman adanya border di atas dan bawah layar agar tampak seperti movie. Kecuali ketika melawan Ndesu (monster raksasa) saran saya aja set ke 800 x 600 sampai ngalahin dia biar tidak ngelag kontrolnya.
[*]VSYNC: set ke OFF. Saya rasa suddah jelas fungsinya, yaitu untuk menskip frame rate  game agar terpisah dengan refresh rate monitor. Memang kadang ada screnn tearing(gambar seperti pecah atau terpotong ) tapi cuman sekilas aja dan menurut saya tidak terlalu pengaruh demi frame rate, hehe2x
[*]TextureFilter= set ke ANISOTROPIC4X, bedanya tidak terlalu kelihatan di resolusi yang saya pake antara 16x dan 4x, tapi frame rate lumayan terangkat.
[*]TextureDetail= set ke high aja,  kalo ke middle atau low rasanya jangan   karena tekstur jadi kabur dan gak sebanding dengan istilah next gen
[*]LOD:set ke high juga, biar bentuk karakter gak jadi aneh.
[*]ShadowQuality=set ke MIDDLE aja, sebanding deh frame rate sama kualitas yang didapat. Kalo pengen frame rate lebih set ke LOW(jadinya dynamic shadow untuk untuk “>karakter gak ada, yang ada cuman shadow map untuk beberapa objek)
[*]MSAA: set ke NONE, terima- terima aja aja “>dengan tepian yang kasar,emang mau gimana lagi??  kalo pengen gak kelihatan maen pake gamepad aja biar bisa agak jauh dari monitor.
[*]MotionBlur:set ke OFF, jadi pusing kalo di ON.
[*]JobThread: set ke 2, bedanya saya rasa gak ada sama yang cuman satu.
[/LIST]
Akhirnya seperti inilah settingan config.ini milik saya :
[FONT=”Courier New”][GAME]
MouseBaseSpeed=2.000000
[GRAPHICS]
SLI=OFF
Stereo=OFF
HDR=LOW
MSAA=NONE
TextureFilter=ANISOTROPIC4X
TextureDetail=HIGH
MotionBlur=OFF
NormalMapping=ON
NormalUpdate=ON
Specular=OFF
Lighting=HIGH
FilterQuality=HIGH
WaterQuality=HIGH
EffectQuality=HIGH
EffectVolume=LOW
ShadowQuality=MIDDLE
LOD=HIGH
Joint=HIGH
Adhesion=HIGH
[DISPLAY]
Resolution=1024×640
RefreshRate=60Hz
FullScreen=OFF
VSYNC=OFF
AdjustAspect=OFF
FrameRate=30
[SOUNDS]
SeVoiceNum=128
ReverbQuality=LOW
CategoryEQ=ON
[CPU]
JobThread=2
RenderingThread=ON
[JOYPAD]
A=2
B=1
X=3
Y=0
LEFT=15
RIGHT=13[/FONT]
Sekali lagi ini adalah settingan settingan “>favorit saya pribadi, teman- teman yang lain mungkin punya settingan favorit sendiri silakan di share di sini khususnya bagi yang PCnya masih low end VGA dan CPU seperti saya.

Ready To Shoot!

RESIDENT EVIL 5

Penerbit/ Pengembang  :CAPCOM

Minimum Specification (copas dari Readme Filenya):

CPU:

– Intel(R) Pentium(R) D processor or higher

– AMD Athlon(TM) 64 X2 or higher

System RAM:

– Windows(R) XP : at least 512MB

– Windows Vista(R) : at least 1GB

Video Card:

DirectX(R)9.0c/Shader3.0 compatible with at least 256MB of video RAM

– NVIDIA(R) GeForce(R) 6800 series or higher

– ATI Radeon(TM) HD 2400 Pro or higher

Sound Card:

DirectX(R)9.0c compatible sound card

DVD-ROM Drive:

DVD9 compatible Drive

Monitor:

800×600 (SVGA) or higher

Testing PC specification :

Win XP 32 bit,Athlon X2  4800+,1,7GB RAM, HD 3200 256 MB, Catalyst 9.6, Game Booster ON

Pertama yang menjadi target  adalah game Resident Evil 5. Game Capcom yang satu ini ini “>memang seru, meskipun katanya di review- review yang saya baca game ini cukup enteng dimainkan, tapi nyatanya ketika saya set di settingan overall quality high pada pada “>resolusi 1024 x 768 (saya tidak tidak “>menggunakan benchmark karena biasanya tidak terlalu mencerminkan real time fps pada game) yang terjadi adalah frame rate yang patah- patah dan kontrol yang ngelag.

Dengan sukarela akhirnya berturut-turut saya ubah settingan di menu system setting satu persatu:

VSYNC off , anti aliasing off, motion blur off,ubah shadow detail ke medium, framerate saya lock 30 fps,texture detail high, sejurus kemudian saya coba lagi gamenya. Memang masih patah- patah tapi tapi “>ngelagnya sedikit berkurang. Setelah mengutak atik cukup lama berbagai settingan ingame  tapi hasilnya tidak memuaskan tanpa mengubah resolusi ke 800×600 akhirnnya saya hunting ke file gamenya satu persatu untuk mencari file konfigurasinya (biasanya berakhiran .ini atau .cfg) dan [B]ketemu[/B], lokasinya ternyata ada di folder my document\CAPCOM\RESIDENT EVIL 5\ config.ini. Klik kanan file config.ini pilih open with notepad.

Berikut parameter yang ada di file

note : //= comment dari fungsi parameter yang saya tambahkan sendiri

[GAME]

MouseBaseSpeed=2.000000 //sensitivitas mouse,makin makin “>kecil makin tidak sensitif untuk mutar kamera.

[GRAPHICS]

SLI=OFF             //setting SLI pada NVIDIA

Stereo=OFF   //setting stereo untuk fitur stereo 3d grafik card nvidia

HDR=LOW   //setting HDR ,value :HIGH, LOW

MSAA=NONE  //pengaturan anti aliasing, v:NONE, 2x,4x,8x (maksimum pada vga  saya)

TextureFilter=ANISOTROPIC16X //pengaturan filtering tekstur, v: 2x,4x,8x,16x

TextureDetail=HIGH //pengaturan resolusi tekstur, v:HIGH,MIDDLE,LOW

MotionBlur=OFF //efek kabur waktu bergerak,v:OFF, ON

NormalMapping=ON //efek normal mapping pada tekstur (agar tekstur tampak memiliki kedalaman),v:OFF, ON

NormalUpdate=ON // belum tahu fungsinya apa

Specular=ON //efek normal mapping obyek di kejauhan,v:OFF, ON

Lighting=HIGH // efek lighting,v:HIGH,LOW.

FilterQuality=HIGH  // kualitas filter,v:HIGH,LOW.

WaterQuality=HIGH // kualitas efek air,v:HIGH,LOW.

EffectQuality=HIGH //kualitas efek  partikel,v:HIGH,LOW.

EffectVolume=HIGH //kuantitas efek  partikel,v:HIGH,LOW.

ShadowQuality=MIDDLE //kualitas bayangan,v : LOW,MIDDLE,HIGH

LOD=HIGH  // bentuk geometri karakter, v:LOW,MIDDLE,HIGH

Joint=HIGH  // belum tahu fungsinya apa

Adhesion=HIGH  // belum tahu fungsinya apa

[DISPLAY]

Resolution=1024×768//Resolusi game

RefreshRate=60Hz //Refresh rate monitor

FullScreen=ON //Mode fullscreen atau window,v:ON,OFF

VSYNC=OFF//vsync , v:ON, OFF

AdjustAspect=OFF //pengaturan aspek pada game, v:ON (tanpa stretch),OFF(di strech sesuai monitor wide atau bukan)

FrameRate=VARIABLE  //locking FPS,v:30,60,variable

[SOUNDS]

SeVoiceNum=128 //gak tahu pengaruh nya

ReverbQuality=LOW //gak tahu pengaruhnya

CategoryEQ=ON//gak tahu pengaruhnya

[CPU]

JobThread=1 //thread yang dipakai pada prosesor, v :1(utk single core),2(dual core),dst

RenderingThread=ON //belum tahu fungsinya

[JOYPAD] //pengaturan untuk non x360 controller

A=2

B=1

X=3

Y=0

LEFT=15

RIGHT=13

UP=12

DOWN=14

START=9

BACK=8

LT=4

LB=6

RT=5

RB=7

LSTICK_PUSH=10

LSTICK_VERT=Y

LSTICK_HORZ=X

RSTICK_PUSH=11

RSTICK_VERT=Z

RSTICK_HORZ=RZ

ProductName=Twin USB Vibration Gamepad

Setelah saya utak atik ternyata ada beberapa setting yang menurut saya punya pengaruh besar untuk kelancaran bermain dan mampu menambah FPS serta mengurangi ngelag tanpa mengorbankan kualitas tekstur dan resolusi, yaitu :

 

  • Specular, set nilainya pada OFF. Secara visual berdasarkan pengamatan saya sendiri hampir tidak ada ada “>beda antara ON dan OFF. Mungkin ada teman- teman yang tahu bedanya ??
  • EffectVolume : set ke LOW(sayangnya tidak ada value MIDDLE ), berfungsi untuk mengurangi kepadatan efek efek “>partikel seperti debu dan ledakan, serta muncratan darah. Lumayan memboost performa. Dan saya tidak keberatan dengan berkurangnya efek asal maennya lancar.
  • Resolution :untuk sedikit mengangkat performa saya set ke 1024×640,  bedanya dengan 1024×768 cuman adanya border di atas dan bawah layar agar tampak seperti movie. Kecuali ketika melawan Ndesu (monster raksasa) saran saya aja set ke 800 x 600 sampai ngalahin dia biar tidak ngelag kontrolnya.
  • VSYNC: set ke OFF. Saya rasa sudah jelas fungsinya, yaitu untuk menskip frame rate  game agar terpisah dengan refresh rate monitor. Memang kadang ada screnn tearing(gambar seperti pecah atau terpotong ) tapi cuman sekilas aja dan menurut saya tidak terlalu pengaruh demi frame rate, hehe2x
  • TextureFilter= set ke ANISOTROPIC4X, bedanya tidak terlalu kelihatan di resolusi yang saya pake antara 16x dan 4x, tapi frame rate lumayan terangkat.
  • TextureDetail= set ke high aja,  kalo ke middle atau low rasanya jangan   karena tekstur jadi kabur dan gak sebanding dengan istilah next gen
  • LOD:set ke high juga, biar bentuk karakter gak jadi aneh.
  • ShadowQuality=set ke MIDDLE aja, sebanding deh frame rate sama kualitas yang didapat. Kalo pengen frame rate lebih set ke LOW(jadinya dynamic shadow untuk untuk “>karakter gak ada, yang ada cuman shadow map untuk beberapa objek)
  • MSAA: set ke NONE, terima- terima aja aja “>dengan tepian yang kasar,emang mau gimana lagi??  kalo pengen gak kelihatan maen pake gamepad aja biar bisa agak jauh dari monitor.
  • MotionBlur:set ke OFF, jadi pusing kalo di ON.
  • JobThread: set ke 2, bedanya saya rasa gak ada sama yang cuman satu.

 

Akhirnya seperti inilah settingan config.ini milik saya :

[FONT=”Courier New”]

[GAME]

MouseBaseSpeed=2.000000

[GRAPHICS]

SLI=OFF

Stereo=OFF

HDR=LOW

MSAA=NONE

TextureFilter=ANISOTROPIC4X

TextureDetail=HIGH

MotionBlur=OFF

NormalMapping=ON

NormalUpdate=ON

Specular=OFF

Lighting=HIGH

FilterQuality=HIGH

WaterQuality=HIGH

EffectQuality=HIGH

EffectVolume=LOW

ShadowQuality=MIDDLE

LOD=HIGH

Joint=HIGH

Adhesion=HIGH

[DISPLAY]

Resolution=1024×640

RefreshRate=60Hz

FullScreen=OFF

VSYNC=OFF

AdjustAspect=OFF

FrameRate=30

[SOUNDS]

SeVoiceNum=128

ReverbQuality=LOW

CategoryEQ=ON

[CPU]

JobThread=2

RenderingThread=ON

[JOYPAD]

A=2

B=1

X=3

Y=0

LEFT=15

RIGHT=13[/FONT]

Sekali lagi ini adalah settingan settingan “>favorit saya pribadi, teman- teman yang lain mungkin punya settingan favorit sendiri silakan di share di sini khususnya bagi yang PCnya masih low end VGA dan CPU seperti saya.